SUATU PILIHAN DALAM SATU KEHIDUPAN

Kadang kala dalam hidup, kita dihadapkan dengan sejuta pilihan. Dan pada saat bersamaan pula, kita bingung ingin memilih yang mana, karena kita belum yakin pada diri kita sendiri tentang mana pilihan yang terbaik untuk diri kita. Tapi percayalah bahwa Allah lebih mengerti daripada kita, Allah selalu mengerti apa yg terjadi. Dibalik pilihan kita, walaupun beratnya pilihan kita pasti ada pelajaran yang Allah sengaja ingin berikan kepada kita. Dan salah satu pelajaran yang dapat kita ambil adalah pengalaman kita dalam memilih. Karena hidup diliputi dengan pilihan-pilihan. Dan akan terus penuh dengan pilihan-pilihan.
Setiap pilihan, pasti ada konsekuensi yang harus siap kita pikul. Misalnya ketika kita memilih untuk menyerahkan rumah, maka kita tak punya lagi tempat berteduh dari bahaya. Tapi ketika kita memilih untuk mencari, itupun juga ada konsekuensinya, yaitu kita harus bekerja dan berusaha. Kadang, kita tak tahu menahu tentang konsekuensi yang akan kita terima. Dan itu adalah sebuah hikmah yang Allah berikan kepada kita. Sehingga tidak ada kesia-siaan dalam pilihan kita.
Hidup kita hari ini adalah hasil dari sebuah pilihan yang diambil pada masa yang kemarin-kemarin, dan pilihan hari ini menentukan kehidupan kita di masa yang akan datang. Dan setiap hari ada banyak keputusan yang harus di ambil dari berbagai macam pilihan, dan kepuasan yang kita ambil tersebut harus dipikirkan secara matang-matang.
Bangun pagi kita sudah memilih ingin memakai baju apa hari ini ke sekolah, ke kampus atau ke aktifitas lainnya, lalu ibu-ibu sudah dibuat pusing mau masak apa hari ini untuk keluarganya, kemudian memikirkan lagi mau makan apa nanti siang, lalu seandainya mau pergi ke suatu tempat mau lewat jalan mana supaya gak kena macet. Begitu banyak pilihan dalam setiap aspek kehidupan. Bahkan ketika kita tidak memilih apapun itu adalah sebuah pilihan juga.
Tidak hanya orang dewasa saja yang pusing, anak-anak pun harus memilih dalam kehidupan mereka. Mereka memilih teman, memilih pakaian yang sedang ngetrend, memilih tontonan film bahkan sampai memilih pasangan. Sedang pemuda dan remaja biasanya memilih mau sekolah/kuliah di mana, bekerja dulu atau melanjutkan kuliah, memilih pasangan hidup (pacar), memilih pekerjaan dan pilihan-pilihan hidup lainnya.
Hal-hal yang diatas adalah hal yang sering kita lakukan setiap hari. Bahkan ada orang yang pusing setengah mati untuk menentukan mau masak apa hari ini buat keluarganya. Takutnya keluarga sudah bosan dengan menu yang ada. Ada yang gak bisa tidur mikirin besok mau pakai baju apa buat ketemu pacar…..hehe..

Semua pilihan itu tidak bisa kita hindari. Namun, seiring berjalannya waktu dan pengalaman yang kita alami akan menuntun kita pada suatu pilihan terbaik, yakni pilihan dengan tingkat kesalahan dan kesulitan yang terkecil.
Setiap hari ada banyak pilihan hidup yang bisa membuat kita jatuh dan terjerumus kedalam lubang gelap atau pilihan yang membuat kita semakin kuat dan semakin yakin untuk menjalani hidup ini. Pertanyaan buat kita saat ini, Apakah saat ini kita sudah yakin dengan pilihan-pilihan yang sudah kita pilih sampai sekarang?, misal:
– Pilihan akan pasangan kita?
– Pilihan akan pekerjaan kita?
– Pilihan akan tempat tinggal?
– Pilihan akan sekolah buat anak-anak?
– Pilihan akan hobi-hobi, dsbnya?
Kita tidak bisa memutar waktu dan kemudian membatalkan setiap pilihan kita. Contoh, Seandainya kita merasa sudah salah memilih pasangan atau pacar, kita tidak bisa langsung mengatakan cerai atau sebagainya. Lalu pekerjaan yang tidak nyaman kemudian langsung berhenti, tempat tinggal yang tidak nyaman kemudian mau pindah tempat dan lain-lain. Kita tidak bisa langsung mengubah keadaan sesuai dengan keinginan yang kita inginkan. Yang bisa kita lakukan adalah berintropeksi diri dan kemudian kita berdo’a kepada Allah untuk meminta cara agar kita bisa menentukan langkah yang tepat selanjutnya.
Keadaan yang sedang terjadi dan mungkin tidak menyenangkan atau susah, atau mungkin jika kita sempat salah dalam memilih sebuah keputusan, jangan sampai bisa membuat kita menjadi seorang pengecut yang takut untuk mengambil pilihan-pilihan atau keputusan-keputusan yang ada didepan. Justru dengan penyesalan atau pengakuan yang berani kita akui bahwa kita telah salah memilih, seharusnya bisa kita jadikan bahan introspeksi diri supaya kita tidak lagi salah memilih dalam menjalani hari-hari ke depan. Tidak ada kata terlambat dalam memperbaiki diri kita sendiri diri. Tidak ada kata terlambat dalam menatap hari ke depan. Dengan semakin kita berhati-hati dalam menentukan pilihan-pilihan, pastinya saya percaya setiap akan mendapat hal-hal yang baik selama pilihan kita itu sesuai dengan kebenaran dan pilihan itu memberikan kesejahteraan bagi diri maupun orang lain.

Memilih satu keberhasilan dalam hidup dari macam-macam hal yang ingin kita capai mungkin akan membuat kita akan berfikir dan merenungkan, apa yang melatar belakangi kita untuk mendapatkan suatu keberhasilan yang kita ingini. Kita pun akan memiliki berbagai macam cara agar kita bisa mendapatkan atau menggapai yang akan dan mau kita gapai dalam hidup ini.
Jika anda disuruh memilih antara, KAYA, BERILMU, BERKEDUDUKAN, BERPANGKAT, BERPENGARUH dan TENAR.. Mana yang akan anda pilih?
Kalau saya pribadi akan memilih menjadi orang yang berilmu, karena dengan berilmu maka saya bisa menjadi orang yang kaya, berpangkat, berkedudukan, berpengaruh dan tenar. Bila saya memberi alasan dengan seperti ini maka orang yang memilih kaya pun bisa saja bilang hal yang sama dengan saya, dan mereka yang memilih yang lainnya pun akan bilang hal yang sama.

Menjadi orang kaya apakah benar bisa menjadi orang yang berilmu? Ya belum tentu, begitupun dengan berpangkat, berkedudukan dan berpengaruh. Lagi pula apakah kekayaan (harta), kedudukan, pangkat, ketenaran dan menjadi orang berpengaruh akan terbawa setelah kehidupan setelah akhir dunia ini?

Di dunia ini banyak orang kaya, tapi apa kenyataannya ? ternyata mereka untuk menggapai ilmu pun tidak bisa dengan hartanya, untuk gelar (D3, S1, S2 dll) mungkin tapi ilmu itu hal yang berbeda. Untuk pangkat, ketenaran, pengaruh ya mungkin di jaman seperti sekarang ini bisa diusahakan dengan kekayaan dan sebaliknya. Tetapi menjadi orang berilmu itu tidak bisa dengan kelima hal tersebut di atas, untuk membantu proses mencarinya itu mungkin tetapi menjadikan orang berilmu itu hal yang berbeda.
Orang yang hidup berilmu maka dia bisa memanfaatkan segala sesuatunya dengan ilmunya dan ilmu yang bermanfaat itulah ilmu yang sebaik-baiknya. Dan masih banyak hal yang bisa dikatakan untuk bisa menggapai keberhasilan dalam hidup ini dengan menjadi orang yang berilmu.
Hidup adalah suatu pilihan dan kita yang menentukan pilihan itu. Apakah kita ingin bahagia, gembira, susah, senang, kaya atau miskin semuanya kita sendiri yang menentukan. Kuncinya adalah befikir positif dan optimisme. Dalam sebuah hadist Qudsi dikatakan bahwa, “Allah sesuai dengan prasangka hambanya” (Hadist Qudsi), jika kita befikir jadi orang kaya maka jadilah kita orang kaya, begitu juga sebaliknya. Maka Tentukanlah pilihan hidupmu dengan tepat biar tidak ada penyesalan. Berfikirlah potif agar membuahkan sesuatu yang positif pula.
Dan setiap pilihan yang kita pilih, hanya berujung 2 pilihan. Apakah baik ataukah buruk hasil dari pilihan itu. Dan semakin dewasanya seseorang pasti kedewasaan itu bisa menuntun kita ke suatu pilihan yang tepat, dan juga jangan lupa untuk selalu senantiasa berdo’a dan meminta petunjuk untuk setiap pilihan yang kita akan pilih, karna suatu pilihan yang disertai dengan ridha Allah insyaallah adalah pilihan yang sangat baik dari semua pilihan yang ada…
Satu hal yang tidak boleh kita lupakan, kita tidak dapat memilih segala yang kita inginkan, karena tidak mungkin kita mendapatkan keberhasilan yang sempurna pada dua hal yang sama, maka kita harus mengorbankan salah satunya ..
Semoga bisa bermanfaat, kurang lebihnya mohon maaf.. wassalamu’alaikum wr. wb.🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s